Minggu, 10 April 2011

Kuteteskan keringat dan kutinggalkan jejakku di Anak Gunung Krakatau 9 April 2011

Sebuah perjalanan yang penuh tantangan mulai dari awal keberangkat hingga akhir.., diawali dengan hujan yang sangat deras yang sempat mengurungkan niatku untuk melanjutkan perjalanan ini, tetapi tekad dan niatku lebih deras dari hujan badai yang menghadang..!!!!
Tim akhirnya terpecah menjadi dua karena kondisi cuaca yang sangat kacau, aku tertinggal sehingga berada dirombongan terakhir yg hanya tersisa beberapa orang saja..
Akhirnya kondisi cuaca membaik dan Tim kami pun bersatu kembali, setelah istirahat dan makan kami melanjutkan perjalanan dengan menggunakan perahu sederhana dari pantai canti menuju anak gunung krakatau selama 3 setengah jam.
Ditengah perjalanan kapal kami rusak sehingga kami sempat terjebak ditengah lautan dengan hantaman ombak yang begitu dasyat, tetapi itu tidak berlangsung lama, akhirnya kami bisa melanjutkan kembali perjalanan kami dan tiba di kaki gunung anak krakatau, tepatnya Cagar Alam Krakatau.
Kami melakukan pengamatan satwa liar dan analisis vegetasi yang mampu bertahan hidup dengan kondisi yang sangat panas. Kemudian kami MENUJU PUNCAK ANAK GUNUNG KRAKATAU sampai batas larangan yang ditetapkan, Dan disitulah semua perjuangan dan kelelahanku terbayar dengan pemandangan yang menakjubkan..
Akhirnya kamipun bisa meninggalkan jejak2 kami di anak gunung krakatau pada 9 April 2011 pukul 11.00 WIB.
Ini merupakan Sejarah baru untuk kami semua.
 Terima Kasih kepada BKSDA Lampung, SekDa  Lam-Sel, dan Unila, Serta semua Crew yang mendukung dan membantu perjalanan kami..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar